Pendidikan

Apa itu Asesmen Nasional dan Bagaimana Prosesnya?

Pada artikel ini akan dibahas Apa itu Asesmen nasional dan bagaimana Prosesnya. Sebagaimana yang telah diketahui bersama, sejak tahun 2021 pemerintah, melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan (kemdikbud), menggunakan Asesmen Nasional (AN) untuk menggantikan Ujian Nasional (UN). Asesmen nasional ini juga untuk siswa-siswi jenjang pendidikan dasar dan menengah. Banyak orang bertanya apa dan bagaimana proses Asesmen nasional dan apa bedanya dengan Ujian Nasional.

Apa Itu Asesemen Nasional?

Seperti yang Dikutip dari akun Twitter Balitbang Kemendikbud (@litbangdikbud dikutip tanggal 09/11/2020), asesmen nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah.

Apa itu Asesmen Nasional

 

Tujuan Pelaksanaan

Lebih lanjut disebutkan, bahwa terdapat tiga tujuan utama dari asesmen nasional, yaitu:

  1. Mendorong guru mengembangkan kompetensi kognitif yang mendasar sekaligus karakter murid secara utuh.
  2. Menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama sekolah, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid.
  3. Memberi gambaran tentang karakteristik esensial sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.

Lihat juga : Program Pendidikan Guru Penggerak

Peserta Asesmen Nasional

Peserta Asesmen Nasional adalah siswa – siswi pendidikan dasar dan menengah yang di pilih secara acak. Dalam pelaksanaan Asesmen Nasional dengan jumlah maksimal 30 orang siswa tingakat SD/MI, 45 orang siswa tingkat SMP/MTs, dan 45 orang siswa tingkat SMA/SMK/MA di satuan pendidikan.

Sementara itu, peserta asesemen nasiona untuk satuan pendidikan kesetaraan merupakan semua peserta didik yang terdaftar sebagai peserta ujian kesetaraan Paket A/Ula-Kelas 6, Paket B/Wustha-Kelas 9 serta Paket/Ulya-Kelas 12.

Instrumen Yang Digunakan

Terdapat tiga instrumen yang akan dinilai dalam Asesmen Nasional, yaitu:

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) AKM terdiri dari literasi membaca dan numerasi.  Literasi membaca adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah, mengembangkan kapasitas individu, sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat.

Selanjutnya, dalam Asesmen Kompetensi Minimun (AKM), terdapat tes Numerasi. Numerasi merupakan kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagi jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

AKM diberikan dalam bentuk soal yang akan dikerjakan oleh murid. Ada lima bentuk soal dalam AKM, yaitu pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian.

2. Survei Karakter Survei Karakter dikerjakan oleh murid untuk mendapatkan informasi hasil belajar sosial-emosional. Survei Karakter ini akan mengukur 6 (enam) aspek Profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

3. Survei Lingkungan Belajar Survei Lingkungan Belajar dikerjakan oleh murid, guru dan kepala sekolah untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar mengajar di sekolah. Survei Lingkungan Belajar mengumpulkan informasi tentang kualitas proses pembelajaran dan iklim yang menunjang pembelajaran.

Lihat Juga : Cara Verval Nomor Ponsel Bantuan Kuota Kemendikbud

Waktu Pengerjaan

Dalam pelaksanaan Asesemen Nasional, setiap responden akan mengerjakan dua jenis tes dan dua buah survei, yaitu tes literasi membaca, tes numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Tes dan survei tersebut akan dikerjakan oleh peserta selama 2 hari dengan rincian sebagai berikut:

1. Jenjang SD/MI dan paket A/ULA

Hari 1: Tes Literasi (75 menit) dan survei karakter (20 menit).

Hari 2: Tes Numerasi (75 menit) dan survei lingkungan belajar (20 menit).

2. Jenjang SMP/MTS dan paket B/WUSTHA serta jenjang SMA/SMK/MA dan Paket C ULYA

Hari 1: Tes Literasi (90 menit) dan survei karakter (30 menit).

Hari 2: Tes Numerasi (90 menit) dan survei lingkungan belajar (30 menit).

Waktu Asesmen Nasional

Infromasi Kebijakan Asesmen Nasional

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah video yang membahas Kebijakan Asesmen Nasional Oleh Mentri Pendidikan dan kebudayaan Republik Inonesia, Nadiem Anwar Makarim.

Simak penjelasan Mendikbud

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *