Pendidikan

Cara Cek Mendapatkan BSU dan Syaratnya

Cara Cek BSU

Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kemendibud merupakan program yang dicanangkan oleh kemendikbud. Program ini bertujuan untuk membantu Guru Honorer (GTK Non PNS) khususnya yang tidak mendapatkan program bantuan tunai (BLT) lainnya. Berikut ini adalah postingan cara cek mendapatkan bantuan Subsidi Upah (BSU).

Seperti yang dikutip dari laman resmi kemendikbud bahwa bantuan ini diperuntukkan bagi GTK yang tidak menerima bantuan pemerintah lainnya seperti Bantuan dari Kementrian Tenaga Kerja.

Berbagai syarat tersebut tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease (Covid-19) Tahun Anggaran 2020. “Syarat ini agar bantuan adil dan tidak tumpang tindih sehingga tidak ada individu yang menerima bantuan berlimpah dari pemerintah, sementara yang lain tidak mendapatkan,” jelas Mendikbud.

Baca juga: Cara daftar Program Pendidikan Guru Penggerak

Mekanisme Pencairan BSU Kemendikbud

Cara cek mendapatkan BSU

Seperti yang dijelaskan oleh pada laman kemendikbud, ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh calon penerima bantuan subsidi upah (BSU). Antara lain :

  1. Penerima Bantuan (PTK) menyiapkan dokumen persyaratan BSU yaitu : Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Keputusan Penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) (dapat dicek dari Info GTK) dan Surat Pernyataan Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) dari Info GTK yang telah di tandatangani di atas meterai
  2. PTK mendatangi Bank Penyalur untuk melakukan aktivasi rekening dan menerima BSU dengan membawa syarat yang disebutkan di tas hingga tanggal 30 Juni 2021

Cek Syarat Mendapatkan BSU Kemendikbud

Adapun syarat penerima bantuan BSU Menurut Nadiem, dengan sasaran 2.034.732 orang, masing-masing guru atau tenaga kependidikan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,8 juta yang akan diberikan satu kali. “Total anggaran yang akan kita keluarkan adalah sekitar Rp 3,6 triliun,” kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Senin (16/11/2020). Nadiem mengatakan, syarat yang ditetapkan Kemendikbud sangatlah mudah, sehingga bantuan dapat diberikan secara cepat dan efisien. (Dikutip dari halaman kompas)

Adapun persyaratan BSU Kemendikbud antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berstatus Non PNS.
  3. Tidak menerima BSU dari Kementerian Ketenagakerjaan sampai 1 Oktober 2020.
  4. Tidak menerima Kartu Prakerja sampai 1 Oktober 2020.
  5. Berpenghasilan di bawah Rp 5 juta.

Baca juga: Apa itu AKM dan Bagaimana Prosesnya

Cara Cek Mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Jika memenuhi persyaratan, guru bisa mengecek data penerima BSU dengan login di laman Info GTK . Guru honorer dapat login dengan memasukkan email yang telah diverifikasi atau melakukan pengaturan ulang melalui Dapodik sekolah masing-masing bila terjadi kesalahan data.

Berikut ini adalah langkah – langkah mengecek BSU Kemendikbud :

  1. Login Ke Info GTK
  2. Lihat Apakah Guru yang bersangkutan telah memenuhi syarat
  3. Siapkan berkas yang diminta
  4. Ajukan Pencairan ke Bank yang ditunjukCara Mendapatkan BSU

Nominal Bantuan Subsidi Upah (BSU)

 

Setelah melengkapi keseluruhan proses dan melengkapi seluruh berkas, Guru dan Tenaga Pendidikan (tendik) diberikan waktu mengaktifkan rekening dan mencairkan bantuan. Adapun Nominal bantuan yang akan diterima adalah senilai 1,8 juta rupiah dipotong pajak. Bantuan ini dapat di cairkan hingga 30 Juni 2021.

BSU Membantu Guru Negeri dan Swasta serta Guru Honorer

Dalam pidato resminya (dikutip dari laman Kementrian), Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Kementrian yang ia pimpin tidak hanya berpihak kepada guru – guru sekolah negeri, namun juga merata bagi guru sekolah swasta termasuk guru – guru honorer.

Baca Juga : Apa itu Asesmen Nasional (AN) dan Bagaimana Prosesnya

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *