Mindfulness dan Cara Kerja Otak

Mindfulness adalah suatu cara melatih diri Anda untuk memusatkan perhatian terhadap apa yang terjadi saat ini dengan melibatkan kesadaran dan ketidak berpihakan. Penerapan mindfulness dilakukan dengan tujuan untuk menenangkan pikiran. Konsep Mindfulness

Kesadaran penuh (mindfulness) dapat dilatih dan ditumbuhkan melalui berbagai kegiatan. Artinya, kita dapat melatih kemampuan untuk memberikan perhatian yang berkualitas pada apa yang kita lakukan. Kegiatan-kegiatan seperti latihan menyadari nafas (mindful breathing); latihan bergerak sadar (mindful movement), yaitu bergerak  yang disertai kesadaran  tentang intensi dan tujuan gerakan; latihan berjalan sadar (mindful walking) dengan menyadari  gerakan tubuh saat berjalan, dan berbagai kegiatan sehari-hari  yang mengasah indera (sharpening the senses) dengan melibatkan mata, telinga, hidung, indera perasa, sensori di ujung jari, dan sensori peraba kita.  Kegiatan-kegiatan di atas seperti bernapas dengan sadar, bergerak dengan sadar, berjalan dengan sadar dan menyadari seluruh tubuh dengan sadar dapat diawali dengan cara yang paling sederhana yaitu dengan menyadari nafas.

Lihat Juga : Konsep Mindfulness dalam pembelajaran

Mengapa penting untuk menyadari nafas?  Karena napas adalah jangkar yang dimiliki setiap orang untuk berada di sini dan masa sekarang (here and now). Pikiran kita merupakan bagian diri kita yang seringkali sulit dikendalikan. Seorang ilmuwan dan filsuf bernama Deepak Chopra dalam website pribadinya menyebutkan bahwa manusia memiliki 60.000-80.000 pikiran dalam sehari. Bayangkan betapa sibuknya pikiran kita. Karena sangat cair, pikiran dapat bergerak ke masa depan dan menimbulkan perasaan kuatir. Pikiran juga dapat bergerak  ke masa lalu yang seringkali menimbulkan perasaan menyesal. Pikiran berada dalam situasi terbaiknya jika ia fokus  situasi saat ini dan masa sekarang,  Cara termudah  untuk membuat pikiran dan perasaan Anda berada pada saat ini  dan masa sekarang adalah dengan menyadari nafas.

Kapan mindfulness muncul?

Setelah Anda mengetahui apa itu Kesadaran penuh , pertanyaan berikutnya yang muncul adalah ‘Kapankah kesadaran penuh ini muncul?‘. Kesadaran penuh muncul saat seorang sadar sepenuhnya pada apa yang sedang dikerjakan, atau dalam situasi yang menghendaki perhatian yang penuh.

Berikut ini beberapa contoh kegiatan yang dilakukan dengan kesadaran yang penuh :

  1. Seorang Blogger yang sedang konsentrasi penuh membuat tulisan di blognya
  2. Seorang anak laki-laki yang terlihat asyik bermain mobil-mobilan tanpa terganggu oleh suara sekitarnya (seperti suara percakapan orangtuanya atau suara ribut lainnya).
  3. Murid yang sedang memainkan musik.
  4. Seorang remaja yang sedang membaca sebuah novel dan menikmati alur cerita dalam bacaannya tersebut
  5. Seorang Bapak yang sedang menikmati segelas teh hangat, atau menikmati pemandangan matahari terbenam,
  6. Guru yang sedang mendengarkan murid dengan penuh perhatian.

(Sumber : Materi Guru Penggerak Modul 2.2)

Share This

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *