Pendekatan Berbasis Masalah (Deficit Based Thinking)

Pada artikel ini akan dibahas mengenai pendekatan berbasis masalah (deficit base thinking) yang ada dalam modul pemimpin pembelajaran Pendidikan Calon Guru Penggerak (CGP) yang merupakan salah satu program andalan Kemendikbud bagi peningkatan kualitas guru dan pendidikan di Indonesia. Selamat membaca.

Pengertian Pendekatan Berbasis Masalah

Pendekatan berbasis kekurangan/masalah (Deficit-Based Thinking) pada umumnya akan memusatkan perhatian kita pada apa yang mengganggu atau apa yang menjadi kekurangan suatu hal. Pendekatan ini cenderung melihat apa yang tidak bekerja  dan menjadi kendala dalam sebuah sistem. Segala sesuatu masalah tersebut akan dilihat dengan cara pandang negatif. Dalam Modul ‘Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya’ (Modul yang digunakan Pendidikan Calon Guru Penggerak), pendekatan ini sering dibandingkan dengan pendekatan pengelelolaan sumberdaya berbasis Aset.

Lihat Juga : Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab

Contoh Kasus

Sekolah X ingin membuat acara perpisahan untuk murid tingkat akhir di sekolah mereka. Ketua panitia dan seluruh anggota membahas hal – hal apa saja yang menjadi kendala atau masalah yang ada untuk melaksanakan kegiatan perpisahan. Dalam rapat tersebut, panitia akan menganalisis dan berusaha mengeliminasi maslah yang mungkin muncul dalam kegiatan tersebut.

Lihat Juga : Pembelajaran Sosial Emosional Pengenalan Emosi

Ciri Ciri Pendekatan Berbasis Kekurangan / Masalah

  • Fokus pada masalah dan isu
  • Berkutat pada masalah utama
  • Mengidentifikasi kebutuhan dan kekurangan (Selalu berorientasi kepada kekurangan yang akan dihadapi)
  • Merancang Program atau proyek untuk menyelesaikan masalah

Lihat Juga : Dilema Etika : Empat Paradigma Dilema Etika

Kekurangan Pendekatan ini

Pendekatan ini memiliki beberapa kekurangan. Pada pendekatan ini, Anda harus bisa mengatasi semua kekurangan atau yang menghalangi tercapainya kesuksesan yang ingin diraih. Semakin lama, secara tidak sadar kita menjadi seseorang yang terbiasa untuk merasa tidak nyaman dan curiga yang ternyata dapat menjadikan kita buta terhadap potensi dan peluang yang ada di sekitar.

Penutup

Demikian pembahasan mengenai pendekatan berbasis kekurangan / Masalah (Deficit Based Thinking) yang ada dalam modul ‘Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya’. Semoga memberikan informasi bagi Anda.

Lihat Juga : Konsep Mindfulness dalam pembelajaran

Share This

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *