Pendidikan Guru Penggerak, Bagaimana Prosesnya?

Pendidikan Guru penggerak adalah salah satu program pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan (kemdikbud) yang intinya untuk meningkatkan kualifikasi seorang guru. Tujuan dari Program Guru Penggerak ini adalah Menciptakan Pemimpin Pembelajaran Yang Berpusat pada Murid. Simak pembahasannya dalam postingan ini.

Apa Itu Pendidikan Guru Penggerak?

Seperti yang dikutip dari laman resmi Guru penggerak, Pengertian Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan Pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Bagaimana cara Menjadi Seorang Guru Penggerak?

Untuk dapat mengikuti program ini, Seorang Calon Guru Penggerak harus lulus seleksi dan mengikuti Program ini selama 9 bulan. Setelah lulus semua tahapan yang ada, maka Ia berhak disebut sebagai seorang Guru Penggerak.

Program ini dirancang dengan tujuan agar dapat menciptakan guru penggerak yang dapat:

  • Mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri
  • Memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik
  • Merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua
  • Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid
  • Mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah

Lihat Juga : Cara Daftar Pendidikan Guru Penggerak

Apa Saja Peran Seorang Guru Penggerak?

  1. Program Guru Penggerak memiliki tujuan agar setiap guru penggerak yang telah memperoleh pendidikan selama 9 bulan diharapkan dapat menjadi katalis perubahan pendidikan di daerahnya  masing- masing. Adapun caranya adalah sebagai berikut:
  2. Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya
  3. Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah
  4. Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah
  5. Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
  6. Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah.

Bagaimana Metode Pelatihan Program ini?

Metode pelatihan Program Guru Penggerak ini adalah dengan pola Pelatihan Daring, Lokakarya, Konferensi, dan Pendampingan. Adapun prosesnya adalah sebagai berikut :

  • 70% dari proses pendidikannya akan Belajar di tempat kerja dan Komunitas Praktik meliputi pemberian umpan balik dari atasan, rekan, dan siswa.
  • 20% dari proses pendidikannya akan Belajar dari rekan dan guru lain.
  • 10% dari proses nya adalah Pelatihan Formal.

(sumber)

Lihat Juga : 

Share This

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *