Program Sekolah Penggerak Kemendikbud

Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (kemdikbud) mengeluarkan sebuah program unggulan program sekolah penggerak dengan tujuan mewujudkan visi Pendidikan Indonesia serta berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju serta merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Berikut Penjelasan yang berkaitan dengan program sekolah penggerak.

Apa itu Program Sekolah Penggerak?

Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila dan Berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru) serta merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya.

Lihat Juga : Pengajar Praktik Guru Penggerak

Poin Penting Program Sekolah Penggerak.

  1. Program kolaborasi antara kemdikbud dengan Pemerintah Daerah dimana komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) menjadi kunci utama.
  2. Intervensi dilakukan secara holistik mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) Sekolah, pembelajaran, perencanaan, digitalisasi, dan pendampingan Pemerintah Daerah (Pemda).
  3. Memiliki ruang lingkup yang mencakup seluruh kondisi sekolah, baik sekolah unggulan, Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta.
  4. Pendampingan dilakukan selama 3 tahun ajaran dan sekolah akan melanjutkan transformasi secara mandiri
  5. Program dilakukan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Sekolah penggerak

Lihat Juga : 6 Langkah Mudah Membuat Akun LTMPT untuk Siswa

 

Apa Manfaat Program Sekolah Penggerak bagi Sekolah?

Setiap program yang diluncurkan tentunya memiliki tujuan dan manfaat tertentu, termasuk program sekolah penggerak. Berikut ini manfaat program ini bagi sekolah :

  1. Meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran
  2. Percepatan digital sekolah
  3. Percepatan pencapaian profil pelajar Pancasila
  4. Meningkatnya kompetensi Kepala Sekolah dan Guru
  5. Kesempatan untuk menjadi katalis perubahan bagi sekolah lain
  6. Mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasi sekolah
  7. Memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian bahan ajar bagi pembelajaran dengan paradigma baru

Apa Saja Kriteria Kepala Sekolah yang Mengikuti Seleksi ini?

Kepala Sekolah yang berminat mengikuti seleksi program ini, ada beberapa kriteria yang menjadi kriteria. Ada 2 Kriteria yang harus dipenuhi yaitu Kriteria Umum dan Kriteria Khusus. Berikut ini penjelasannya.

Lihat Juga : Fasilitator Guru Penggerak, Bagaimana Prosesnya?

Kriteria Umum

Adapun yang menjadi kriteria Umum untuk mengikuti Seleksi Program ini adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki sisa masa tugas sebagai Kepala Sekolah sekurang-sekurangnya 1 (satu) kali masa tugas
  2. Terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
  3. Membuat surat pernyataan yang menerangkan bahwa Kepala Sekolah yang bersangkutan benar bertugas pada sekolah dengan jangka waktu sisa masa tugas  sebagai Kepala Sekolah, atau dari Yayasan/Badan /Lembaga bagi sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat
  4. Melampirkan surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas narkotika, Psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) jika dinyatakan lulus pada pengumuman seleksi tahap II
  5. Tidak sedang menjalankan hukum disiplin sedang dan/atau berat sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku
  6. Tidak sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang -undangan

 

Kriteria Khusus

Adapun kriteria khusus untuk dapat mengikuti program ini adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki tujuan/misi yang akan dicapai
  2. Memiliki kompetensi kepemimpinan pembelajaran
  3. Kepala Sekolah memiliki kemampuan mendampingi (coaching) atau mentoring
  4. Memiliki kemampuan membangun kerjasama
  5. Berorientasi pada pembelajaran
  6. Memiliki kematangan etika

Lihat Juga : 

(Sumber)

Share This

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *