Surat Edaran Palsu Tentang Bantuan Covid’19

Di masa saat ini, masih ada oknum yang masih tega memanfaatkan situasi pandemi untuk menipu orang lain dengan menyebarkan Hoaks yang meresahkan masyarakat. Setelah sebelumnya juga beredar Surat Edaran palsu tentang pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Guru Honor, kini muncul Surat pemberitahuan program Bantuan Covid Tahap II. Berikut ini Informasinya agar tidak ada masyarakat yang menjadi korbannya.

Lihat Juga : Informasi Surat Edaran Palsu Pengangkatan Honorer

Informasi Surat Edaran (SE) palsu tentang bantuan Covid tahap II

Berdasarkan informasi yang admin peroleh dari Sumber, ada beberapa hal yang dapat meyakinkan kita bahwa surat edaran ini palsu yaitu Surat ini tidak sesuai dengan Tata Naskah Dinas Kemendikbudristek. Tata Naskah ini telah diatur  dalam SURAT EDARAN SEKRETARIS JENDERAL NOMOR 22 TAHUN 2021. Beberapa hal yang tidak sesuai:

  1. Nomenklatur kementerian yang saat ini sudah berubah
  2. Stempel direktorat terkait juga tidak sesuai dengan aslinya
  3. Kop surat atau kepala naskah dinas yang tidak sesuai.
  4. Format nomor surat yang tertera dalam surat tidak sesuai dengan format yang ada.

Surat Palsu Bantuan Covid

Lihat Juga : BOP : Informasi Penyaluran Dana BOP Tahap II 2021

Pada surat juga tertera nomor kontak yang dapat dihubungi serta nama orang yang akan dihubungi. Menurut admin, ini menjadi salah satu modus pelaku agar calon korban menghubungi nomor tersebut. Calon korban akan diminta untuk mengirimkan sejumlah uang pelicin untuk memuluskan program bantuan ini. Salah satu hal yang sangat aneh menurut admin adalah tembusan di tujukan ke direkorat Jendral (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud sedangkan surat ini harusnya ditembuskan ke Direktorat Jendral Dasar (Dikdas) dan Direktorat Jendral Menengah (Dikmen).

Penutup

Lebih lanjut Pemerintah dalam hal ini kemdikbud meminta Kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap adanya surat palsu tersebut. Dalam keterangan resmi di website disebutkan bahwa masyarakat yang memperoleh informasi yang belum jelas sebaiknya selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke Kementerian agar tidak menjadi korban. Demikian informasi mengenai SE Palsu Bantuan Covid. Semoga kita tetap cerdas menyikapi informasi yang belum tentu benar.

Lihat Juga : Guru ASN PPPK TAHUN 2021 : Pengumuman Hasil Ujian Seleksi Pertama

 

Share This

Add a Comment

Your email address will not be published.