Syarat Menjadi Kepsek : Ada Sertifikat Guru Penggerak

Untuk menjadi seorang kepala sekolah (Kepsek) harus punya Sertifikat Guru Penggerak. Setidaknya itulah salah satu syarat untuk menjadi kepsek atau pimpinan di satuan pendidikan baik Sekolah Negeri maupun Swasta. Informasi ini berkaitan dengan syarat untuk menjadi kepala sekolah (Kepsek) berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 40 Tahun 2021. Berikut informasi lengkapnya.

lihat Juga : Fasilitator Angkatan 7 Guru Penggerak

Syarat Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah (Kepsek)

Berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 40 Tahun 2021 pada Bab II pasal 2 dijelaskan bahwa Guru yang diberikan penugasan sebagai Kepala Sekolah harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Kualifikasi akademik paling rendah sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari perguruan tinggi dan program studi yang ter akreditasi
  2. Memiliki sertifikat pendidik
  3. Memiliki Sertifikat Guru Penggerak
  4. Pangkat paling rendah penata muda tingkat I, golongan ruang III/b bagi Guru yang berstatus sebagai PNS
  5. Jenjang jabatan paling rendah Guru ahli pertama bagi Guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja
  6. Memiliki hasil penilaian kinerja Guru dengan sebutan paling rendah Baik selama 2 (dua) tahun terakhir untuk setiap unsur penilaian
  7. Memiliki pengalaman manajerial paling singkat 2 (dua) tahun di satuan pendidikan, organisasi pendidikan, dan/ atau komunitas pendidikan
  8. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya berdasarkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah
  9. Tidak pernah dikenai hukuman disiplin sedang dan/atau berat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  10. Tidak sedang menjadi tersangka, terdakwa, atau tidak pernah menjadi terpidana
  11. Berusia paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun

Catatan : Untuk penugasan sebagai Kepala Sekolah pada satuan Pendidikan yang diselenggarakan masyarakat (Sekolah Swasta), syarat nomor 2, 4 dan 5 dapat dikecualikan

Penutup

Seperti yang telah dijelaskan pada postingan sebelumnya  Guru Penggerak Akan Menempati Posisi Strategis bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mendorong lulusan Program Guru Penggerak (PGP) mendapatkan prioritas untuk menempati posisi strategis di lembaga pendidikan.

Seperti yang dikutip dari website kemendikbud.go.id, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, Nadiem Makarim mengatakan bahwa Ia ingin memastikan bahwa Guru Penggerak adalah talenta pemimpin masa depan. Pemimpin Pendidikan yang dimaksud adalah seperti kepala sekolah, pengawas, dan lain-lain.

Regulasi yang telah disusun di tuang dalam permendikbud No. 40 Tahun 2021 tentang Persyaratan Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah Pada Satuan Pendidikan Yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah Atau Masyarakat. 

Berikut ini lampiran permendikbud No. 40 Tahun 2021 tersebut.

Salinan Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 CAP

 

 

Share This

Add a Comment

Your email address will not be published.