Tipe Komunikasi : Agresif, Pasif dan Asertif

Komunikasi dapat diartikan percakapan dua arah yang dilakukan oleh komunikator (orang yang menyampaikan pesan) dan komunikan (orang yang menerima pesan). Dalam berkomunikasi, bukan hanya tentang menyampaikan pesan dan informasi saja, tetapi komunikasi juga harus membentuk makna serta mengemban setiap harapan di dalamnya. Tujuan komunikasi itu sendiri dapat dilihat dari dua sudut pandang yaitu kepentingan komunikator atau si pengirim pesan dan kepentingan komunikan atau si penerima pesan.

Terdapat tiga tipe komunikasi orang yang sering kita jumpai dalam keseharian. Memahami tipe-tipe komunikasi dapat membawa kita mencapai percakapan yang efektif dan memberdayakan. Berikut akan dijelaskan tipe komunikasi sesorang yang sering kita jumpai sehari – hari.

Tipe komunikasi

Tipe Komunikasi #1 : Agresif

Orang yang memiliki tipe komunikasi Agresif adalah tipe komunikator yang mau menang sendiri dan selalu mendominansi percakapan yang ada. Pada umumnya orang yang memiliki tipe percakapan ini ingin pendapatnya selalu didengar dan ditanggapi dan menghakimi permasalahan yang sedang di diskusikan. Umumnya komunikator yang agresif ditunjukkan oleh seorang pimpinan.

Tipe Komunikasi #2 : Pasif (Submasif)

Orang yang memiliki tipe gaya pasif ini cenderung akan lebih banyak diam, kurang berekspresi dan tidak mau menyarakan apa yang dia rasakan. Komunikator tipe ini tidak mendominansi percakapan atau diskusi yang sedang dilakukan. Tipe komunikator yang pasif akan cenderung menerima pendapat orang lain atau mengikuti suara yang mayoritas. Pada umumnya komunikator yang pasif ditunjukkan oleh seorang staff. Komunikator tipe ini cenderung sulit berkembang dalam karirnya karena kecenderungannya untuk diam.

Lihat Juga : Model TIRTA Coaching dalam Guru Penggerak

Tipe Komunikasi #3 : Asertif

Komunikator yang asertif adalah komunikator yang mampu memadukan gaya Agresif dan pasif. Komunikator tipe ini mampu membedakan kapan dirinya berperan menjadi komunikator Agresif dan kapan menjadi tipe yang pasif.  Pada komuniator asertif ada percayaan diri menyampaikan pendapat dan melihat bahwa status mereka sama yaitu sama haknya dalam menyampaikan pendapat. Komunikator asertif akan mencari solusi yang sifatnya win-win solution dalam menyelesaikan masalah.

Orang tipe ini akan berpendapat dan tetap mendengarkan pendapat orang lain sehingga mencari pendapat yang terbaik dalam menyelesaikan masalah. Ciri lain dari komunikator tipe ini adalah ia akan melakukan tindakan proaktif dan ekpresif dalam menyampaikan pendapat sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan jelas. Secara umum, asertif dapat berarti tegas namun tetap santun sehingga tidak merusak relasi kita dengan orang lain. Komunikator asertif dapat melihat lawan bicaranya lebih dalam. Misalnya dapat meraksakan persaan yang dirasakan oleh lawan bicaranya serta bertanggung jawab akan apa yang dia sampaikan dan jujur akan pesan verbal dan non verbal yang disampaikannya.

Lihat Juga : Guru Belajar Seri Calon Guru PPPK

Contoh Kasus :

Budi dan Joni adalah rekan kerja di Kantor A. Budi adalah senior Joni di tempat kerja. Suatu hari, Budi mengajak Joni untuk nongkrong di sebuah Cafe sore ini dan ingin menyampaikan keluh kesahnya terhadap masalah yang sedang dihadapinya. Namun, Joni sudah memiliki rencana lain sore ini. Pada kasus ini ada beberapa kondisi yang dapat menilai tipe komunikasi Joni.

  • Kondisi 1. Jika Joni tidak menolak ajakan Budi untuk nongkrong di Cafe dengan dasar Budi adalah seniornya dan sungkan untuk menolak. Maka Joni adalah komunikator tipe pasif.
  • Kondisi 2. Joni menolak ajakan Budi secara sopan dan menjelaskan alasannya karena Ia telah memiliki rencana lain di sore ini. Namun, Joni tetap memberikan solusinya bahwa ia akan menelepon Budi di malam hari untuk dapat mendengarkan keluhkesahnya. Dalam hal ini, Joni menunjukan bahwa dirinya adalah komunikator tipe asertif yang tetap tegas namun santun dan meberikan alternatif solusi lain agar hubungan mereka tidak rusak.

Lihat Juga : 

Share This

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *