Wakil Kepala Sekolah : Mengenai Jumlah Wakasek

Artikel berikut berkaitan tentang Wakil Kepala Sekolah di satuan pendidikan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 Tahun 2007 tertanggal 23 Mei 2007 dan Surat Keputusan (SK) Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004.

Jumlah Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) di Satuan Pendidikan

Jumlah Wakil Kepala sekolah yang ada di satuan pendidikan telah diatur oleh kementerian pendidikan. Beban kerja wakil kepala satuan pendidikan yang memperoleh tunjangan profesi dan maslahat tambahan adalah paling sedikit 12 (dua belas) jam. Berikut ini perinciannya.

Jumlah Wakasek Berdasarkan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 (Standar Pengelolaan) :

  • SD tidak memiliki wakil kepala sekolah
  • SMP memiliki 1 wakil kepala sekolah
  • SMA memiliki 3 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana)
  • SMK memiliki 4 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubungan Industri)

Lihat Juga : Survei Lingkungan Belajar Kepala Sekolah dan Guru

Berdasarkan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 tentang Pedoman Tipe SMP :

a) Tipe A (≥ 27 rombel) : memiliki 3 wakasek
b) Tipe A1 (24-26 rombel) : memiliki 2 wakasek
c) Tipe A2 (21-24 rombel) : memiliki 2 wakasek
d) Tipe B (18-20 rombel) : memiliki 2 wakasek
e) Tipe B1 (15-19 rombel) : memiliki 2 wakasek
f) Tipe B2 (12-14 rombel) : memiliki 1 wakasek
g) Tipe C (9-11 rombel) : memiliki 1 wakasek
h) Tipe C1 (6-8 rombel) : tidak memiliki wakasek
j) Tipe C2 (3-5 rombel) : tidak memiliki wakasek

Lihat Juga : Beban Kerja Kepala Sekolah Pada Satuan Pendidikan

Jumlah Wakil Kepala Sekolah Berdasarkan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 dan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 :

a) Tingkat SMA/SMK memiliki 4 wakasek (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubungan Masyarakat)
b) Tingkat SMP berdasarkan tipe sekolah :
(1) Tipe A (≥ 27 rombel) : memiliki 4 wakasek
(2) Tipe A1 (24-26 rombel) : memiliki 3 wakasek
(3) Tipe A2 (21-24 rombel) : memiliki 3 wakasek
(4) Tipe B (18-20 rombel) : memiliki 3 wakasek
(5) Tipe B1 (15-19 rombel) : memiliki 3 wakasek
(6) Tipe B2 (12-14 rombel) : memiliki 2 wakasek
(7) Tipe C (9-11 rombel) : memiliki 2 wakasek
(8) Tipe C1 (6-8 rombel) : memiliki 1 wakasek
(9) Tipe C2 (3-5 rombel) : memiliki 1 wakasek
c) Tingkat SD tidak memiliki wakasek

Tugas Tambahan Wakasek

Berikut ini Tugas Pokok Wakil Kepala Sekolah menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 Tahun 2007

  • Wakasek SMP/MTs melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah;
  • Wakasek SMA/SMK, MA/MAK bidang kurikulum melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola bidang kurikulum;
  • Wakil kepala SMA/SMK, MA/MAK bidang sarana prasarana melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola sarana prasarana;
  • Wakasek SMA/SMK, MA/MAK bidang kesiswaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola peserta didik;
  • Wakasek SMK bidang hubungan industri melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri;
Share This

Add a Comment

Your email address will not be published.